Selasa, 14 Agustus 2018. Magister Ilmu Pemerintahan UMY dan International Program of International Relations (IPIREL) bersama Khon Kaen University (KKU) menggelar diskusi dengan topik Women’s Role in Indonesia & Thailand Parliaments”. Mengundang Miss. Pornsan Piyanantisak (KKU) dan Dr. Nur Azizah (Ketua Prodi Hubungan Internasional) sebagai pembicara. Miss. Pornsan Piyanantisak menerangkan prihal “Wanita Di Thailand: Status, Peran, dan Hak” bahwasannya Sebelum Konstitusi 1997, perempuan tidak dapat menduduki kursi di Parlemen Thailand. Pada tahun 1997, perempuan hanya menduduki 6 persen kursi di parlemen. Angka ini tetap stabil selama beberapa tahun, sampai perlahan-lahan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dr. Nur Azizah memaparkan tentang peran peremupuan dalam parlemen di Indonesia, lebih jelasnya beliau menyuguhkan komparasi perkembangan keterwakilan perempuan antara Indonesia-Thailand. Selanjutnya dampak desentralisai memberikan perubahan besar bagi kebijakan tiap lokal daerah dan propinsi. Bahkan tiap provinsi dituntut untuk menyusun kebijakan yang sejalan dengan isu perempuan. Sehingga, keterwakilan perempuan pada setiap partai di Indonesia untuk maju menduduki kursi parlemen sangat krusial.

Facebook Comments

Sharing is caring!